Langsung ke isi
PT Hanz Kode Terpadu, ke beranda

Profil Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Jombang

Oleh Mohammad Hilmi Bisri, S.Kom.. Terbit 10 Oktober 2026.

Desa Morosunggingan adalah satu dari 14 desa di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kantor PT Hanz Kode Terpadu (HanzCodes) berada di salah satu dusunnya, yaitu Dusun Ngrawe.

Sebagian besar angka di bawah ini berasal dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang, Kecamatan Peterongan Dalam Angka 2026 (situs luar), yang terbit pada 28 September 2026. Di dalamnya ada hasil Pendataan Potensi Desa (Podes), yaitu pendataan BPS tentang keadaan dan fasilitas setiap desa, serta data penduduk dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang. Angka ini bisa berbeda dengan catatan terbaru di kantor desa.

Data singkat

Data singkat Desa Morosunggingan
DataAngkaSumber dan tahun
Luas wilayah2,10 km² (7,13% luas kecamatan)BPS
Jumlah dusun5BPS, Podes 2025
Rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT)8 RW, 23 RTBPS, Podes 2025
Jumlah penduduk4.208 jiwaDispendukcapil Jombang, 2025
Laki-laki dan perempuan2.134 dan 2.074 jiwaDispendukcapil Jombang, 2025
Kepadatan penduduk2.004 jiwa per km²BPS, 2025
Jarak ke pusat kecamatan2 kmBPS
Jarak ke ibu kota kabupaten6 kmBPS
Kode pos61481Pos Indonesia

Pada 2025, penduduk seluruh Kecamatan Peterongan berjumlah 70.904 jiwa.

Letak dan jalan menuju desa

Menurut situs resmi kecamatan, Kecamatan Peterongan terletak di bagian tengah Kabupaten Jombang dengan luas 29,47 km². Wilayahnya dataran rendah yang sebagian besar berupa sawah, dan dilintasi jalan nasional yang menghubungkan Surabaya dan Madiun.

Peta wilayah dalam publikasi BPS menempatkan Morosunggingan di bagian tengah kecamatan. Di sekelilingnya terdapat Desa Tanjung Gunung di utara, Tugusumberjo di timur, Mancar di selatan, dan Kebontemu di barat.

Menurut Podes 2025, permukaan jalan di desa ini sebagian besar berupa aspal atau beton dan bisa dilalui mobil sepanjang tahun. Di desa ini ada angkutan umum, baik yang memiliki trayek (rute) tetap maupun yang tidak. Sinyal telepon seluler tergolong kuat, dengan jaringan internet 5G/4G/LTE. Di desa ini berdiri satu menara telepon seluler.

Dusun dan pekerjaan penduduk

Desa Morosunggingan terbagi menjadi lima dusun. Tiga di antaranya adalah Ngrawe, Ngrandu, dan Kayen. Menurut Podes 2025, desa ini memiliki tanah kas desa (tanah milik desa) dan bangunan milik desa.

Data Dispendukcapil tahun 2025 mengelompokkan pekerjaan penduduk desa sebagai berikut.

Jumlah penduduk Desa Morosunggingan menurut jenis pekerjaan, 2025
Jenis pekerjaanJumlah penduduk
Karyawan swasta, honorer, dan wiraswasta1.028
Petani, peternak, perikanan, dan nelayan200
Perdagangan155
Buruh dan tukang108
Konstruksi dan transportasi63
Tenaga pendidik dan tenaga kesehatan55
PNS, TNI, dan Polri36
Lainnya2.563
Jumlah4.208

Sekolah, kesehatan, dan tempat ibadah

Untuk tahun ajaran 2025/2026, BPS mencatat di desa ini satu taman kanak-kanak (TK), satu raudlatul athfal (RA, setingkat TK di bawah Kementerian Agama), satu sekolah dasar (SD), satu madrasah ibtidaiyah (MI, setingkat SD), dan satu sekolah menengah atas (SMA). Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencantumkan nama sekolah-sekolah itu: TK Negeri Pembina Peterongan, RA Hayatul Islam, SD Negeri Morosunggingan, MI Hayatul Islam, dan SMA PGRI Peterongan. Data yang sama juga mencantumkan dua kelompok bermain, yaitu KB Ar-Rahmah di Dusun Ngrandu dan KB Harapan Kita.

Menurut Podes 2025, desa ini memiliki lima posyandu (pos pelayanan terpadu) yang berkegiatan setiap bulan dan lima posbindu (pos pembinaan terpadu).

Pemberitaan setempat menyebut beberapa masjid di desa ini, antara lain Masjid Hayyul Muttaqin di Dusun Kayen dan Masjid Miftahul Huda.

Pemerintahan desa

Menurut situs resmi desa, kantor pemerintah desa berada di Jalan Balai Desa Nomor 1. Pemberitaan desakita.co pada September 2025 menyebut Kepala Desa Morosunggingan adalah Sunarjo.

Kegiatan desa pada 2025 dan 2026

Pada 17 Agustus 2025, Pemerintah Desa Morosunggingan menerima piagam sebagai desa terbaik dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada perlombaan desa se-Kecamatan Peterongan. Piagam itu diserahkan pada upacara peringatan ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pondok Pesantren Darul Ulum.

Desakita.co mencatat beberapa kegiatan desa di bidang ini, antara lain pembangunan pasar rakyat dan dukungan bagi kelompok Srikandi Desa Morosunggingan. Pasar rakyat itu dibangun sejak 2023 di atas tanah kas desa di Dusun Ngrawe. Tujuannya menampung warga yang sebelumnya berjualan di sepanjang jalan desa antara Dusun Ngrawe dan Dusun Ngrandu. Di kawasan yang sama, desa membangun pujasera (tempat makan bersama) dengan enam kios dan beberapa lapak untuk pedagang. Dukungan bagi kelompok Srikandi mencakup pemberdayaan perempuan, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta budi daya dan penjualan sayur hidroponik (sayur yang ditanam tanpa tanah).

Pada 16 dan 17 Februari 2026, pasar rakyat itu dipakai untuk pentas seni dan budaya. Menurut TribunJatim.com, acaranya menampilkan gambus, musik patrol, terbang jidor, Tari Topeng, Tari Remo, besutan, dan ludrukan. Kegiatan ini digagas Yayasan Permata Bangsa Nusantara Jombang bersama pengelola pasar rakyat, sebagai bagian dari pemanfaatan hasil kelola Dana Abadi Kebudayaan tahun 2025. Lebih dari 50 peserta, perorangan maupun kelompok, ikut tampil. Mereka berasal dari Morosunggingan serta dari desa dan kecamatan di sekitarnya.

Mengunjungi kantor HanzCodes di Dusun Ngrawe

Dari kantor ini kami melayani pemerintah desa dan instansi di sekitar Jombang; daftar layanannya ada di halaman Layanan.

Alamat kantor kami: Dsn. Ngrawe, Ds. Morosunggingan, Kec. Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61481. Kantor buka Senin-Jumat, pukul 09.00-15.00 WIB. Jika ingin berkunjung, Anda perlu membuat janji temu lebih dulu. Caranya ada di halaman Kontak.

Lokasi kantor dapat Anda buka di Google Maps (situs luar).

Sumber

Butuh bantuan?

Ceritakan kebutuhan instansi atau usaha Anda. Diskusi awal tidak dipungut biaya.

WhatsApp (situs luar)