Cara menghitung harga potong laser dari file gambar
Kalau Anda memesan potong laser, harga biasanya baru keluar setelah bengkel melihat file gambarnya. Itu wajar. Biaya potong ditentukan oleh isi gambar, bukan oleh ukuran kertasnya. Tulisan ini menjelaskan apa saja yang dihitung dari sebuah file gambar. Rumusnya adalah rumus yang dipakai Garap, aplikasi order untuk bengkel buatan kami. Bengkel lain bisa memakai rumus yang berbeda, tetapi unsur-unsurnya hampir sama.
Lima unsur yang membentuk harga
- Bahan. Dihitung dari luas kotak terkecil yang membungkus gambar (panjang kali lebar), lalu dikalikan harga bahan per meter persegi. Yang dihitung adalah kotak luarnya, bukan luas bentuknya, karena sisa lembar di sekitar bentuk biasanya tidak bisa dipakai lagi.
- Panjang potong. Total panjang jalur yang dilalui laser: keliling luar ditambah keliling semua lubang dan huruf.
- Titik tembak. Titik tempat laser mulai menembus bahan. Ada satu titik tembak untuk setiap garis tertutup, yaitu keliling luar, setiap lubang, setiap huruf, dan setiap lubang di dalam huruf. Tiap tembusan memakan waktu mesin, jadi gambar dengan banyak lubang kecil bisa lebih mahal daripada gambar polos yang lebih besar.
- Biaya setting. Biaya menyiapkan mesin. Ditagih sekali untuk setiap potongan, berapa pun jumlah buahnya.
- Biaya desain. Ditagih bila bengkel yang menggambar. Bila Anda membawa file yang siap dipotong, biaya ini tidak ada.
Rumusnya
Untuk satu potongan, yaitu satu gambar dengan bahan, tebal, dan jumlah tertentu:
biaya setting + (biaya desain + biaya bahan + biaya potong) × jumlah
- Biaya bahan = luas kotak luar × harga bahan per meter persegi. Bila Anda membawa bahan sendiri, biaya bahan nol.
- Biaya potong = panjang potong (meter) × tarif per meter, ditambah jumlah titik tembak × tarif per titik tembak.
Setelah semua potongan dalam satu order dijumlahkan, bengkel bisa menambah sampai batas minimum order, menambah PPN, lalu membulatkan ke atas.
Contoh hitungan
Angka di bawah hanya contoh supaya hitungannya mudah diikuti. Angka ini bukan harga bengkel mana pun.
Sebuah pelat baja lunak (mild steel) 2 mm. Kotak luarnya 60 × 40 cm, dengan empat lubang bulat berdiameter 10 mm untuk baut. Tarif contoh: bahan Rp300.000 per meter persegi, potong Rp6.000 per meter, tembak Rp150 per titik, setting Rp25.000, dan desain Rp0 karena file sudah siap.
| Unsur | Hitungan | Hasil |
|---|---|---|
| Bahan | 0,6 × 0,4 = 0,24 m² × Rp300.000 | Rp72.000 |
| Panjang potong | Keliling luar 2 × (0,6 + 0,4) = 2 m, ditambah 4 lubang × 0,0314 m = 0,1256 m. Total 2,1256 m × Rp6.000 | Rp12.754 |
| Titik tembak | 1 (keliling luar) + 4 (lubang) = 5 titik × Rp150 | Rp750 |
| Setting | Ditagih sekali | Rp25.000 |
| Satu buah | 25.000 + (72.000 + 12.754 + 750) | Rp110.504 |
| Sepuluh buah | 25.000 + (72.000 + 12.754 + 750) × 10 | Rp880.040 |
Sepuluh buah jatuh di sekitar Rp88.000 per buah, lebih murah daripada Rp110.504 untuk satu buah. Selisihnya muncul karena biaya setting hanya dibayar sekali.
Cara bengkel lain menagih
Tidak semua bengkel memakai rumus di atas. Cara yang paling sering ditemui:
- Per meter persegi luas bidang, menurut kerapatan motif (renggang, sedang, atau rapat). Biasanya hanya jasa potong, bahan dihitung terpisah.
- Per menit waktu mesin, terutama untuk akrilik dan bahan bukan logam.
- Per sentimeter persegi sudah termasuk bahan. Cara ini banyak dipakai toko online untuk akrilik dan MDF.
- Per lembar, bila pelanggan membawa lembar penuh.
- Per buah, untuk produk jadi seperti papan nama.
Banyak bengkel juga memasang minimum order. Sebagian memasukkan biaya setting dan desain ke dalam harga, sebagian menagihnya terpisah. Karena caranya berbeda-beda, bandingkan harga dengan bertanya apa saja yang sudah termasuk: bahan, setting, desain, dan PPN.
Yang membuat harga berubah setelah file dikirim
- File berantakan. Garis ganda atau celah kecil membuat panjang potong dan jumlah titik tembak salah hitung. Garap merapikannya secara otomatis (celah kecil disambung, garis ganda dan garis nyasar dihapus, garis bantu diabaikan), tetapi admin bengkel tetap mengecek hasilnya.
- Hanya foto atau sketsa. Panjang potong tidak bisa dibaca dari foto. Garap lalu memakai keliling kotak dan satu titik tembak, dan harganya bertanda "mulai dari". Admin membetulkannya saat memberi harga final.
- Bahan dari pelanggan. Biaya bahan menjadi nol, sehingga yang ditagih hanya biaya potong dan proses tambahan.
- Jumlah banyak. Bengkel bisa memberi diskon jumlah untuk biaya potong bila jumlah buahnya mencapai tingkat tertentu. Di Garap, diskon ini kosong sampai pemilik bengkel mengisinya.
Mencoba sendiri
Anda bisa mencoba perhitungan ini di demo Garap (situs luar). Unggah file desain atau pilih templat desain, lalu harga estimasi langsung muncul. Demo memakai bengkel karangan, jadi tarifnya contoh dan semua isinya dikembalikan seperti semula tiap tengah malam. Jangan mengisi data sungguhan. Penjelasan lengkap tentang aplikasinya ada di halaman produk Garap.
Sumber
Butuh bantuan?
Ceritakan kebutuhan instansi atau usaha Anda. Diskusi awal tidak dipungut biaya.